Radityo Bimo Kartiko Aji
Lulusan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung. Pekerja Sosial Profesional Tersertifikasi. Mengambil minat kajian di beberapa bidang pekerjaan sosial, antara lain: Kemiskinan, Kesehatan, Disabilitas, Industri, NAPZA, Lanjut Usia dan Koreksional.

cerita pendek – sebatas jargon

Sudah tidak terhitung berapa bangunan tinggi yang sering disebut perusahaan diketok oleh laki-laki ini. Satu demi satu dari yang beralamat ganjil sampai genap didatanginya untuk sekedar menanyakan adakah pekerjaan yang bisa ia lakukan untuk menyambung hidupnya. Tapi itu sebulan lalu, hari ini laki-laki tersebut sedang diwawancara oleh HR dari salah satu perusahaan.

“Kira-kira masnya punya program tidak, seandainya nanti diterima di perusahaan? program inovasi yang bisa kita terapkan sesuai bidang yang mas lamar?” Kata HR tersebut.

“Ada pak, salah satu program impian saya adalah agar semua anak di Indonesia dapat menerima Pendidikan formal yang baik pak.”

“wah bagus programnya, tetapi ada satu masalah mas.”

“apa itu pak?”

HR itu pun menegakkan badannya di kursi yang ia duduki. Kernyitan dahinya semakin terlihat yang menandakan suasana wawancara berubah menjadi jauh lebih serius.

“caranya mewujudkan itu bagaimana mas?”

“hmm, saya juga bingung pak kalau ditanya seperti itu pak.” Jawab laki-laki tersebut.

“loh, kenapa bingung? masnya mau melamar kerja kan? harusnya sudah dipersiapkan dong.” HR tersebut sembari menaikkan nada bicaranya.

“saya sudah persiapkan pak, tapi karena di kampung saya tidak ada internet. saya hanya dapat melihat TV pak.”

“nah, itu kamu persiapan, kenapa masih bisa bingung?”

“iya pak, saya lihat berita. saya juga lihat politisi-politisi kita memberikan inovasi program ya sebatas jargon pak. jarang yang memberikan cara-cara dari jargon tersebut pak. mereka cuma bilang, kalau saya terpilih BPJS engga akan hutang lagi atau kadang kalau saya terpilih ekonomi Indonesia akan meningkat. hanya sebatas jargon pak. jadi seandainya mereka bisa mendapat kerja hanya sebatas jargon, kenapa saya tidak pak?”

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *