Radityo Bimo Kartiko Aji
Lulusan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung. Pekerja Sosial Profesional Tersertifikasi. Mengambil minat kajian di beberapa bidang pekerjaan sosial, antara lain: Kemiskinan, Kesehatan, Disabilitas, Industri, NAPZA, Lanjut Usia dan Koreksional.

Que Sera Sera

Manusia itu aneh. Mereka percaya bahwa hidup itu seperti tali tambang. Setiap hal buruk yang diterima nantinya akan diselingi hal baik. Begitupun sebaliknya. Hitam putih. Putih hitam.

Hal ini pun sering jadi jebakan. Dari diri sendiri untuk diri sendiri. Membuat percaya bahwa saat menerima hal buruk. Tentunya didepan akan disiapkan hal yang baik. Menimbulkan sikap santai. Yakin di depan akan diberi hal yang baik. Nyatanya tidak begitu. Seringnya.

Hal buruk yang menimpa. Tidak jarang dalam beberapa periode kedepan juga hanya hal buruk yang akan menimpa. Tanpa adanya hal baik. Ya bukan karena apa. Memang seperti itu. Hidup itu tidak seperti binary di komputer. Hanya terdiri dari 0 dan 1. Lebih banyak angka daripada itu. Sayangnya banyak manusia yang terjebak dengan kepercayaan fana ini. Saya juga pernah terjebak.

Que Sera-Sera. Whatever will be. Will be. The future is not ours to see. Kita tidak akan pernah memprediksi masa depan. Tapi lucunya kita percaya fana bahwa masa depan akan lebih baik. Akan banyak hal-hal baik yang datang dengan segala kemalangan yang telah diterima.

Hidup tidak akan pernah demikian.

Jangan terjebak. Tetap lakukan 100% lebih baik dari yang 100% yang telah dilakukan. Karena ya mau bagaimanapun kebaikan akan datang dengan usaha diri manusia sendiri juga.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *