Radityo Bimo Kartiko Aji
Lulusan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung. Pekerja Sosial Profesional Tersertifikasi. Mengambil minat kajian di beberapa bidang pekerjaan sosial, antara lain: Kemiskinan, Kesehatan, Disabilitas, Industri, NAPZA, Lanjut Usia dan Koreksional.

Narasi 4 Tahun

Jadi hari ini saya diwisuda. Sebenarnya sudah lulus sejak bulan Juli kemarin, tetapi hari ini saya resmi jadi alumni Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung.
Kata orang saat seseorang akan meninggal, akan ditampakkan semua yang telah dilakukannya selama hidupnya seperti sebuah film denganĀ credit sceneĀ hanya mencantumkan nama kita sebagai pemeran utamanya.

Hari ini saya merasa demikian, bukan merasa akan meninggalnya. Saat proses diwisuda saya kembali mengulang ingatan-ingatan saya tentang masa kuliah saya di STKS Bandung. Saya mengingat kembali bagaimana revolusi diri sendiri, proses menjadi dewasa melalui berbagai pihak, dan penentuan sikap dan juga idealisme untuk dibawa ke masa depan.

Saya masih ingat di satu pertama saya menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) karena memang tidak tertarik dengan segala kegiatan kampus dan ingar bingarnya. Saya juga masih ingat tiba-tiba di tahun kedua saya ditarik untuk menjadi bagian dari pengurus UKM Bahasa STKS Bandung, yang pada akhirnya di tahun ketiga saya pun menjadi Ketuanya.

Tidak berhenti disitu, saya juga diberi amanah sebagai Koordinator Kecamatan pada kegiatan praktikum I. Saya juga sebagai Koordinator Pelaksana Lokakarya di Balai Kota Bandung saat itu. Pada kegiatan praktikum III di Kabupaten Cianjur, saya lagi-lagi diberi amanah sebagai Koordinator Bantuan Sosial dan sebagai Koordinator Pelaksana Lokakarya Kabupaten. Alhamdulillah banyak pengalaman yang saya dapat dari kegiatan-kegiatan tersebut, berkat kegiatan tersebut saya juga menjadi jauh lebih kenal dengan orang-orang di STKS Bandung.

Tapi hal yang paling saya rasakan adalah seberapa jauh saya lebih dewasa dalam empat tahun ini. Lebih tenang menghadapi masalah, lebih berpikir logis, tidak membesarkan hal kecil dan tidak mudah merendahkan orang lain. Saya juga mengingat orang-orang yang berjasa dalam proses ini dari orangtua, sahabat, anda, warga masyarakat yang bertemu saat pembelaaran melalui praktikum dan orang-orang di luar sana yang tidak bisa saya sebutkan satu-satu.

Yap, mungkin ini narasi terakhir dari empat tahun saya di STKS Bandung, dan tidak sedikitpun ada rasa penyesalan dalam menjalani proses dan menerima hasilnya.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *