Radityo Bimo Kartiko Aji
Lulusan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung. Pekerja Sosial Profesional Tersertifikasi. Mengambil minat kajian di beberapa bidang pekerjaan sosial, antara lain: Kemiskinan, Kesehatan, Disabilitas, Industri, NAPZA, Lanjut Usia dan Koreksional.

bergerak, berdemokrasi

Photo by Skitterphoto on Pexels.com

Tahun 98, 20 tahun yang lalu menjadi titik mula bergeraknya demokrasi Indonesia setelah dijalankan oleh orde lama dan orde baru. 98, atau juga yang dikenal dengan mulainya era reformasi diperkenalkan ke publik Indonesia, dengan satu harapan; membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Tapi apa sekarang demokrasi sudah lebih baik? tiap orang punya penilaiannya masing-masing.

Saya pribadi merasa demokrasi Indonesia sudah jauh lebih baik dari tahun ke tahun. Rakyat dapat menurunkan Suharto yang sudah menjabat selama 32 tahun. Pemilihan langsung. Kebebasan berpendapat sudah mulai didapat oleh semua kalangan? contohnya nyatanya apa? teman-teman yang bisa membuat meme untuk mengkritik pemerintah atau teman-teman yang bisa mengakses media sosial dan menuliskan keluh kesahnya juga merupakan contoh kebebasan berpendapat yang kita terima. Tapi tentu, kebebasan berpendapat bukan berarti kita bebas dari konsekuensi pendapat kita, karena kita tahu sendiri bagaimana kekuatan kata-kata yang dapat mempengaruhi masyarakat. Berita-berita hoax yang dibuat sedikit banyak membantu menyetir opini publik akan apapun itu. Tokoh-tokoh yang dengan kata-katanya memberikan pengaruh kepada para pengikutnya yang mungkin kata-katanya bukanlah yang benar.

Nietzsche sendiri pernah berkata, All I need is a sheet of paper and something to write with, and then I can turn the world upside down. (yang aku butuhkan hanya secarik kertas dan sesuatu untuk menulis, lalu aku bisa membolak-balikan dunia).

itu hanya salah satu dari banyak contoh tentang bagaimana demokrasi sudah berjalan dalam jalan yang benar, meski belum sampai tujuan; tapi itulah demokrasi, menurut saya demokrasi bukan tentang hasil yang dicapai tapi lebih kepada proses dijalani, untuk belajar berdemokrasi.

bila kita bicara tentang demokrasi juga pasti kita akan berbicara tentang politik. Saya tahu banyak orang yang membenci politik praktis, karena dianggap lingkungan yang kotor dan penuh kelicikan. Saya pikir meskipun kita benci politik praktis, setidaknya kita tahu tentang perpolitikan terutama di Indonesia sendiri. Narasi selanjutnya akan saya coba bahas kenapa kita harus mau tahu meskipun terpaksa tentang dunia politik, karena mau tidak mau, suka tidak suka, politik yang menentukan banyak aspek di kehidupan kita.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *